10 Komunitas Lingkungan Hidup di Depok yang Aktif Beraksi
Rumah Depok: Di balik geliat pembangunan, Kota Depok juga menyimpan banyak gerakan lingkungan hidup yang nyata. Dari aksi di sungai hingga pengelolaan sampah di tingkat RW — komunitas-komunitas lokal ini semakin menunjukkan bahwa warga bersatu untuk menjaga lingkungan mereka.
Berikut ini 10 komunitas dan unit gerakan lingkungan hidup di Depok** yang sudah punya bukti aktivitas dan bisa diverifikasi:
1. Komunitas Ciliwung Depok
Berdiri sekitar tahun 2010, komunitas ini bergerak di bantaran Sungai Ciliwung di Depok dan sekitarnya. Mereka melakukan edukasi kepada warga soal pentingnya menjaga sungai, mengelola limbah agar tidak dibuang ke sungai, serta melakukan kegiatan seperti ecobricks dan penanaman pohon dekat bantaran.
2. Green Generation Indonesia
Komunitas muda yang aktif mengorganisir aksi bersih-bersih ruang publik di Depok, misalnya di area jalan utama dan trotoar. Dalam kegiatan “GG Beraksi 2024” mereka berhasil mengumpulkan delapan karung sampah pada malam tahun baru dan menyertakan edukasi pemilahan sampah.
3. Komunitas Hijau Hebat (Bank Sampah & Unit Lingkungan Sukmajaya)
Di Kecamatan Sukmajaya, gerakan bank sampah melalui Komunitas Hijau Hebat telah didukung oleh kecamatan. Tercatat terdapat sekitar 55 unit bank sampah di wilayahnya dan komunitas ini berperan dalam koordinasi.
4. Bank Sampah RW 01 Bedahan
Unit kecil namun konkret: di Kelurahan Bedahan (RW 01) kini sekitar 80 warga aktif memilah sampah dari sebelumnya 40 orang dan jumlah sampah yang dikumpulkan per bulan hampir mencapai 900 kg hingga 1 ton.
5. Trash Ranger Indonesia (Kolaborasi & Edukasi Sampah)
Bersama dengan Sekolah Sampah Indonesia dan beberapa komunitas lainnya (seperti Bank Sampah RW 01 Bedahan dan Eco Shift) mereka melakukan aksi pemilahan sampah di TPS Perumahan Pondok Sukmajaya pada 21 Februari untuk memperingati Hari Peduli Sampah Nasional. Dalam satu jam, 51 relawan memilah sekitar 447,76 kg sampah.
6. Eco Shift (Komunitas Pilah & Olah Sampah)
Salah satu komunitas yang disebut dalam kolaborasi aksi pemilahan di Depok, bersama Trash Ranger Indonesia dan lainnya. Walau data spesifik jumlah anggota terbatas, keberadaannya tercatat dalam berita aksi nyata lingkungan di Depok.
7. Earth Hour Depok (Komunitas Kesadaran Lingkungan)
Juga disebut sebagai bagian dari kolaborasi enam komunitas dalam aksi pemilahan sampah hingga edukasi generasi muda di Depok. Menjadi bagian dari ekosistem komunitas lingkungan di kota ini.
8. Nera Green (Komunitas Lingkungan Pemula)
Sebuah komunitas yang muncul bersama lainnya dalam aksi pemilahan dan gerakan generasi muda di Depok. Dipaparkan sebagai bagian dari enam komunitas dalam aksi bersama tahun 2025.
9. Angkut Sampah (Unit Aksi Komunitas Depok)
Unit komunitas bernama ini juga muncul dalam laporan aksi pemilahan di Depok sebagai bagian dari kolaborasi. Meskipun belum banyak profil publiknya, keberadaannya tercatat sebagai pelaku kegiatan nyata.
10. Ecobrick Heroes Indonesia 77 (Kolaborator Aksi Bebersih Depok)
Komunitas yang bergerak di pengelolaan sampah plastik melalui metode ecobrick, turut serta dalam aksi bersih-bersih ruang terbuka publik seperti di Depok Open Space (DOS), di mana mereka bekerja sama dengan Green Generation Indonesia.
Setiap komunitas di atas memiliki karakter berbeda — ada yang fokus sungai, ada yang fokus bank sampah RW, dan ada yang fokus edukasi generasi muda. Hal yang sama: mereka semuanya aktif beraksi, bukan sekadar deklarasi.
"Sudah semestinya sampah itu dipilah dari rumah karena jika sudah tercampur, akan memakan lebih banyak waktu dan tenaga untuk memilahnya kembali." – Kegiatan Edukasi Pemilahan Sampah Depok (Maret 2025)
Kolaborasi antara komunitas, warga, dan pemerintah kota menjadi kunci agar gerakan ini berkelanjutan. Sebagai warga Depok, Anda juga bisa terlibat: mulai dari memilah sampah di rumah, bergabung aksi bersih-bersih, hingga donasi waktu atau tenaga untuk komunitas di lingkungan Anda.
Kirim profil dan dokumentasi kegiatanmu ke WhatsApp kami.
Hubungi via WhatsApp
Labels: Artikel, Kode Hijau, Komunitas Hijau


